Di bawah mata bulan
Masih saja berdiri dan menganggap diri bagian dari bayangan...
Di bawah mata bulan
mata tertuju jauh ke angkasa dan berharap jadi setitik bintang...
Di bawah mata bulan
Ia merasa bukan bagian dari waktu yang saat ini berputar
Di bawah mata bulan
Air mata nya membeku di belai dinginnya kehidupan
Di bawah mata bulan
ia merasa tak pernah ada dalam hidup dan cinta
Di bawah mata bulan
Entah di anggap ada atau tidak setiap langkah dan laku nya...
Di bawah mata bulan
Ia pandangi kehidupan yang tak adil meski ia berlaku adil
Di bawah mata bulan
dia melihat topeng topeng manusia dan lakon sandiwaranya...
Di Bawah matahari
Dia menangis menangis menangis Air mata nya mencair...
Karena segala derita nyata menghujam sendiri tanpa penjaga atau penolong...
Dunia hanya diam dan tak sedikit pun melihatnya...
Di Bawah mata bulan atau matahari
tetap sama...tetap merasa sendiri....
tetap menggandeng sepi
Senin, 09 Desember 2013
Di bawah mata bulan
Sabtu, 07 Desember 2013
Doa Nyanyian Di Atas Padang Ilalang
Dalam desiran di bawah bulan yang temaram
dan rintik rintik hujan yang membeku...
di syahdunya nyanyian hamba Nya akan puja puji kepada Nya...
yang memecah sunyi nya ujung malam berkeping keping...
Waktu seakan diam karena lelah berputar
Tapi perlahan tak terasa ia gontai berjalan...
Dalam ketenangan ia pinta pada yang Maha Cinta untuk semua yg memiliki Cinta,yang mencinta dan di cinta...
Dalam rapalan doa yang penuh harap...
tapi doa nya hanya nyanyian di atas sunyi padang ilalang...
doa hati yang mati...
doa sang mayat hidup yang berharap hidup kembali...
doa Insan yang terhapus dari dada dan catatan catatan waktu yang terus berjalan dan catatan yang terus bertambah...
Dengan kristal kristal air mata doa ia tersampaikan...
Tapi perlahan ia menghilang sebelum doa terjawab
Perlahan angin membelai padang ilalang...
doa nya adalah nyanyian di atas padang ilalang
Selasa, 26 November 2013
Jangan Tinggalkan Aku
Sungguh aku terlalu menyayangi
Semua yang ada padamu...
Karena kamu membuatku berarti
hingga aku tak bisa menjauh...
dalam setiap langkahku
Kuingin engkau di sisi
hingga akhir nafas hidupku kan berakhir...
setiap waktu yang tlah kita jalani
Menjadi waktu yang terindah
jujur aku tak ingin waktu kita berhenti
Dan kita menjadi kenangan...
Mungkin bodoh ku mencabik indahnya cinta..
Tapi haruskah meninggalkan aku di sini
sendiri tersudut bergelut sepi....
Jangan pergi dari Hati ku...
Jangan pergi tinggalkan cerita kita berdua...
Jika benar cinta itu memaafkan
ulurkan lah lembut ampunan dari mu...
bila tak juga sanggup kau ulurkan cukup hukum aku sesuka mu
Tapi jangan kau Akhiri
Karena Cinta mu yg membuatku berarti dan membuatku merasa ada dan merasa hidup di dunia ini....
Sabtu, 09 November 2013
Jiwa Baru
Kumpulkan serpihan serpihan kesepian yang telah lama remuk
Yang telah terlupa oleh hingar bingar dunia...
Himpunkan pecahan pecahan kesedihan yang dulu gagah memeluk kalbu
Yang kini hilang di bawa angin...
Punguti satu satu tetesan air mata yang pernah terjatuh
yang pernah hanyut terbawa ke lautan...
Dan panggil kembali kesunyian yang dahulu menguasai jiwa jiwa kita...
Kuingin menyatukan mereka semua dalam satu lingkaran...
Saat mereka telah menyatu tak akan kubiarkan mereka melangkah satu jengkalpun dari situ...
kan kunyalakan tanda agar kita berkumpul...
Kita yang di lupakan waktu
kita yang tergilas zaman
kita yang meringkuk di sudut peradaban
kita yang kehilangan kehangatan cinta
dan kita yang tersudut dalam lorong lorong sempit kehidupan...
Mulailah melingkar dan kumpulkan api jiwa mu jiwa ku yang redup dan bakar semua yang membuat jiwa kita terbelenggu terluka dan tersungkur...
hingga saat api nya besar besar dan membesar menghangatkan jiwa kita dari dingin nya musim dingin yang kejam...
Dan biarkan aku menari dan menyanyi hingga lupa diri
lupa jiwa ku yang lalu
hingga saat iringan musik jiwa kita berakhir
Dan matahari yang baru mulai bersinar
biar jiwaku hilang dan berganti jiwa yang baru
Jumat, 08 November 2013
Di setiap langkah yang ku tapaki...jalan mendaki atau turunan itu aku aku ingin hanya senyuman yg terlukis di wajahku...
Tapi bukan hanya senyuman biasa aku ingin senyuman ku itu datang dari setulus tulusnya senyuman yg berakar dari dalam hati...
Karena yang ingin ku temukan adalah arti kehidupan manusia sejati yang lama di lupakan...
Dalam doa.. saat jalan menanjak ku tapaki aku berharap tiada setitik kesombongan membonceng ku...
Dalam Doa saat ku menjalani turunan hanyalah memohon keselamatan dan keikhlasan melepaskan pandangan dari tempat yg ku anggap indah dari pandangku saat di puncak...
Hingga nanti aku akan tetap tersenyum bila suatu saat...putihnya salju yang ku harap datang menyejukkan jiwa di ganti putihnya kapas yang berjatuhan...
Dan aku masih tersenyum walau hanya duduk sendiri dan hanya di temani daun" kering yang berjatuhan...
Aku menunggu waktu datangnya di mana sudut pandangku berubah dalam memandang sisi kehidupan...ku ingin dalam pandanganku tiada yang buruk dalam kehidupan...
di saat itu tanjakan turunan tikungan atau panasnya matahari dan sejuknya hujan akan terasa sama dan tak ada bedanya bagi ku...
Sabtu, 26 Oktober 2013
Berharap Penilaian ku salah
Semoga helaan nafas ini bisa sedikit menghilangkan ganjalan" yg ada di hati...
Bongkahan" resah yang menyapu jiwa saat aku jauh darimu,dan ku tahu kau sedang ada tapi saat ku panggil kau hanya diam...entah engkau saat itu terlelap atau kamu abaikan aku tak tahu arghhh seharusnya tak kufikirkan tapi aku tahu beberapa puluh detik lalu kamu terjaga...ya seperti sebuah lagu dari tanah barat yg menyanyikan setiap orang berubah,aku takut kamu berubah pada ku dan aku rasakan itu tapi entah benar atau salah aku tak tau,tapi segala hati ku berharap semua itu salah salah dan salah karena Tuhan dan malaikat penabur cinta tahu cinta yg tertanam untuk mu begitu besar...yah cinta ini membuatku luka tapi aku tak mampu melepaskan derita ini karena di setiap senyuman yg kau beri layaknya candu yg membiusku layaknya oase di tengah keringnya sahara....
Tahukah kamu bila cinta mu ini begitu menyiksa ku,arggggh aku ingin engkau tau apa yg kau lakukan membuatku oleng hilang keseimbangan tapi sang hati dan pusat susunan saraf dan pikiran ini tak pernah mau utk bicara karena ia takut bila engka tahu maka engkau beranjak pergi dan hilanglah cahaya hidupku....dengan apa aku harus memberi tahu...apakah aku harus kembali ke wujudku yang sedingin es abadi puncak himalaya hingga kau sadari kalau aku juga berubah...sekarang aku berharap Tuhan menyampaikan apa yg kurasa dan engkau jadi seseorang yg pertama kali aku kenal dahulu....tapi aku berharap semua penilaian ku ini salah karena rasa cemburu ku yg luas dan rasa takut yang berlebihan akan mengerikannya sebuah rasa kehilangan....Tuhan kuharap semua penilaianku salah....
Minggu, 29 September 2013
Teori Evolusi ???
Apakah akan tiba suatu masa dimana singa akan makan rumput ??? Bisakah para evolusionis mempercayai semua ini,seperti teori teori yg terdengar tak masuk akal yg mereka agungkan...tapi klo menurut mereka singa makan rumput itu mungkin saja singa sudah gak selera lagi makan daging karena bosan dengan menu yg itu" saja selama jutaan tahun dan apa salahnya juga turun satu strip dari puncak rantai makanan biar gak di kira mengidap post power sindrome...
Mungkinkah juga di masa depan yang depan,gajah menjadi kurus? Menurut mereka mungkin saja karena tuntutan zaman gajah kepingin terlihat sexy dan juga karena tuntutan kesehatan yang menerangkan bahaya obesitas...dan yang lebih extrim lagi mungkin saja telinga gajah membesar dan beralih fungsi jadi sayap karena di masa depan depannya lagi jalanan begitu macet,juga hidung yg akan memendek karena terlalu banyak polusi yang mencemari udara...
Kembali ke masa sekarang yang membuat aku bingung tingkat tinggi adalah para jenius ini pasti marah klo mereka di katain monyet tapi dalam kenyataannya mereka mempercayai teori kalau nenek moyang mereka adalah monyet,hmmm inilah contoh anak moyang yang durhaka hahahaha,padahal dari jaman dulu sampai sekarang monyet tetep kayak gitu" juga...
Terserah deh mau percaya teori evolusi atau gak yg jelas aku enggak...karena Revolusi lebih asyik
Ciao
Senin, 08 April 2013
Aku Tak Tahu
Sejak kapan rasa gelisah
Sulit untuk di ucapkan
Jangan tanya aku
gelisah ini membuatku hanya bisa menjawab...
Aku Tidak Tahu
Entah bagaimana awal mulanya
Mimpi mimpi sulit untuk di ingat dan di ceritakan
Jangan tanya aku
Semua mimpi itu membuatku diam dan artinya...
Aku Tidak Tahu
Aku lupa sejak kapan kebingungan ini datang
Karena segala yg kufikirkan mendesak ku
Dan mungkin suatu saat nanti membunuhku
Jangan minta pendapatku
Karena...
Aku Tidak Tahu
Tapi Aku ingat sesuatu yg indah
Dan mungkin akan selalu aku ingat hingga akhir ku
Tapi aku tahu kamu tak akan lagi menanyakan apa apa kepadaku
Karena ku baca kebosanan di mata mu
Dan sangat jelas Itu semua karena jawabanku sebelumnya yang selalu
TIDAK TAHU...
Selasa, 19 Maret 2013
Mata
Mata ini...
Pernah menyaksikan jatuhnya air mata
Dan tangan ini mengusapnya
Lalu ribuan kata kata ku mencoba
Menenangkan pedih mu
Mata ini...
Menyaksikan kau terjatuh
Seketika aku menyqngga mu
Dan lembaran motivasi
Tercetak dari mulutku
Dan ku jilid di hatimu
Mata ini...
Menyaksikan bibir indahmu tersenyum
Tiada yang seindah senyum mu saat itu
Lebih indah dari senyuman pagi di mata ku
Dan masa pun begitu cepat berlalu untuk ku...
Mata ini...
Adalah saksi saat kamu tertawa bahagia
Dan kau pun berlaku seakan menggenggam dunia...
Dan mata mata yg lain pun memandang mu
Dan kau tinggalkan pandangan ku...
Jauh jauh semakin jauh...
Mata ini...
Kembali menyaksikan jatuhnya air mata
Tapi tangan ini enggan mengusapnya
Bibirku rapat terkunci dan lidahku membeku...
Tak ada kata kata yang terucap hanya sunyi...
Terlahirlah sebuah senyuman
Dan tatapan mata yang kosong untuk mu.....
Senin, 18 Maret 2013
SUARA
Hukum alamkah bila suara kita tidak di dengar
Apakah memang suara kita tidak untuk di dengar
Ataukah memang tak layak untuk di dengar
Apakah suara kami ini menyebar wabah
Menendang perut perut yang lapar
Merenggut anak anak dari kesenangannya...
Ah menurut kami ini suara kebenaran tapi entah di sudut pandangmu...
Akankah kami akan diam
Tidak kami terus bicara,bicara,bicara
Berteriak,berteriak,histeris
Hingga kalian dengar apa yang kami suarakan
Dan membuat kalian berbicara apa yg kami bicarakan
Karena kami tahu,kami faham
Bahkan amat sangat faham
Kalau kalian tak pernah berbicara untuk kami
Yang kalian bicarakan adalah kalian bukan kami atau kita
Apakah kalian pantas di jatuhkan karena lupa atau memang sengaja
Dalam sistem kehancuran ini tanpa suara kami kau adalah bukan siapa siapa...
Dan karena bagian dari sistem yang rusak ini kami bicara
Dan berharap hari esok lebih baik
Meski kami tau dan faham kalau seiring bertambahnya hari akan bertambah buruk
Dan kami faham suksesor kalian akan lebih buruk
Karena kita adalah anak dari sistem yang hancur
Kecuali bila Tuhan menenggelamkan kita ke dasar lautan
Dan menggantikan kita dengan makhluk yg layak di sebut khalifah di muka bumi Nya
Jumat, 15 Maret 2013
120 karakter
Bisakah kau menangkap keseluruhan yang di sampaikannya
Bila tujuannya hanya untuk sebuah efisiensi kata
Atau 120 karakter hanya untuk mengejar sebuah istilah
Ringkas,padat dan jelas di ucapkan
Tapi apakah kita bisa mengerti keseluruhan dari 120 karakter
Sedangkan kita adalah makhluk yang terlalu sering minta penjelasan
Bahkan panjang lebar dan terkesan bertele tele
Andai sang guru menjelaskan suatu permasalahan hanya dalam 120 karakter
Apakah yang di dapat oleh sang murid?
Selain hanya Sebuah Cangkang masalah
Apa yang di hasilkan penyair dengan 120 karakter
Mungkin tetap kata" bernilai tinggi
Tapi mungkin lebih lugas
Dan yang di hasilkan oleh orang bodoh sepertiku hanya lah kata sampah dan kebingungan memilah kata
Dan aku tak terlalu suka 120 karakter itu
Karena menurutku lebih membuat org sering lupa akan inti sesuatu
Dan hanya lebih sering ingat cangkangnya saja
Jumat, 08 Maret 2013
Impossible
Kamu adalah as yang berkarat
yang seharusnya tak lagi terpasang
tapi karat mu mencengkeram kuat
Dan dengan senangnya kamu bertahan
Kamu adalah gear yang telah aus
Susah payah kamu gerakkan badanmu
untuk memacu sesama mu...
Kau yang seharusnya tak lagi di situ
lagi " karena karat yang berdiam di as mu
Dia adalah motor tua yang terus berputar
membuang energi sia sia
karena temanya si rantai yang sudah kendor
Gerakan lambatnya berat memacu
gear yang aus dan as nya berkarat
Hasilnya suara yang mencakar telinga tanpa gerakan stasioner...
Dan di pojok sang mekanik duduk berfikir
cara mengembalikan kerja mesin tanpa mengganti part part yang hancur...
???????????
Lagi dan Lagi
melempar anak cucu adam ke luar bumi
merobek luka yang hampir kering
dan merobek lagi luka yang baru
sampai kapan kita saling melukai...
Lagi lagi fanatisme mengalirkan darah...
apakah anak cucu adam tidak tahu atau lupa
bila Tuhan menganugerahkan akal fikiran pada mereka
adakah bedanya mereka dengan hewan
yang saling terkam tanpa kasihan
Lagi lagi fanatisme mengalirkan darah
membodohi fikiran anak cucu adam
membutakan batin mereka
dan merelakan diri hanya untuk warna dan bendera
dan lupa kalau kita sejatinya saudara
Lagi dan lagi fanatisme mengalirkan darah
meracuni kepala dan hati anak adam
langkah mereka berat penuh dendam
hilang terbang akhlak yang ada
terbakar amarah yang bergelora
Lagi dan lagi anak cucu adam
berlaku bak setan seakan lupa
asal mereka tercipta...
jika begini dunia hari ke hari akan di isi
bangkai dan mayat hidup berjalan yang mempunyai nama...
dan korban pun terus berjatuhan...
Penyair dan kata kata
Dahulu kala di sebuah negeri yang indah hidup seorang pemuda yatim piatu dia bercita cita menjadi seorang penyair terkenal.di belinya kata kata dan kata kata yang ia beli di susun dan di ubahnya kembali menjadi kata kata yang indah dan penuh dengan makna yang dalam,dan sang penyair yaitm piatu itu pun seiring waktu mendapatkan kemakmuran dan kemasyhuran.
Di suatu hari sang penyair berkeliling negerinya dan takdir pun mempertemukannya dengan seorang gadis dusun yang memikat hatinya,dan dalam hitungan deting sang cinta pun menyerangnya,jantung hatinya berdegup kencang,jiwanya terguncang dan otaknya seketika kosong.ingin ia ungkapkan segala badai perasaan cinta yang menderanya.malang sang penyair tak mampu menemukan kata kata yang tepat untuk mengungkapkan isi hatinya,di cari dan di belinya seluruh kata kata di dunia tapi tak juga ia temukan kata yang bisa menggambarkan getaran jiwanya.
Sang waktu terus berjalan sementara sang penyair terpenjara dan tepuruk pada perasaan cinta yang tak terungkapkan,waktupun mengajak kemakmuran dan kemasyhuran beranjak pergi meninggalkan sang penyair,orang orang yang memujanya pun pergi menjauh.tinggallah ia dalam kesendirian dalam penderitaan akibat cinta yang tak tersampaikan.
Di suatu hari maut datang menjemputnya.sang penyair mati dalam kemalangan dan di pagi yang cerah itu mengalun pelan lagu pemakaman dan tetesan air mata yang jatuh.tapi dunia sunyi tak ada sepatah kata pun terucap karena semua kata kata di dunia telah di bawa sang penyair dalam kedamaian
(cerita dari sebuah buku lama)
Kita Bagaikan Cinta....?
Kita bagaikan cinta,kita maya dan semu
Kita bagaikan cinta,kadang ada kadang tiada
Kita bagaikan cinta,yang terlahir di hati manusia
Kita bagaikan cinta,yang mati di hati manusia
Kita bagaikan cinta,rela berkorban tanpa meminta
Kita bagaikan cinta,yang hadir dalam gelak tawa
Kita bagaikan cinta,yang hadir dalam duka
Kita bagaikan cinta,menghidupkan bahagia
Kita bagaikan cinta,meneteskan air mata
Kita bagaikan cinta,entah ada dimana
Kita bagaikan cinta,kita sulit di mengerti
Kita bagaikan cinta,kita tak juga mengerti
Kita bagaikan cinta,yang mudah mengerti
Kita bagaikan cinta,yang melesat ke nirwana
Kita bagaikan cinta,yang terhempas ke bumi
Kita bagaikan cinta,nyanyian indah penuh ceria
Kita bagaikan cinta,nada minor penuh duka
Kita bagaikan cinta,kuat dan tak bisa menghindarinya
Kita bagaikan cinta,lemah dalam pasrah menerima
Kita bagaikan cinta,penuh kejujuran yang abadi
Kita bagaikan cinta,kebohongan tiada akhir
Kita bagaikan cinta,yang selalu menginspirasi
Kita bagaikan cinta,yang terlalu sering lupa
Kita bagaikan cinta,yang saling menjaga
Kita bagaikan cinta,tak bisa menjaganya
Kita bagaikan cinta,yang memaafkan
Kita bagaikan cinta,yang penuh dengan dendam
Kita bukan cinta karena kita hancur dan hilang di telan waktu
Kita bukan cinta karena cinta berjalan bersama waktu
Kamis, 07 Maret 2013
Menunggu Pagi Di Surga Yang Terjatuh
Sejumput surga yang jatuh ke bumi begitulah aku memanggil tempat itu.mahakarya tuhan yang begitu indah itu berada di ketinggian 2.400 mdpl,di situlah aku menuggu pagi dan menikmati ribuan cahaya yang menggantung menghiasi langit.
Di malam itu langit terasa lebih dekat,mataku tak bisa ku alihkan dari memandangi angkasa seakan sedang memandangi wajah kekasih yang ayu,langit malam itu sudah menghilangkan segala penatku setelah enam jam berjalan menuju ranu kombolo si surga yang terjatuh, 3 derajat celcius tak mampu mendekapku dan membuatku beranjak ke dalam tenda.alangkah bertambah indahnya malam itu bila di habiskan bersama yang terkasih,bersama menatap luasnya langit yang terbentang di penuhi ribuan cahaya cahaya redup yang menghangatkan hati tersa sekali susana romantik di tempat itu walau ku habiskan malam itu sendiri dan kunikmati sepi itu dengan hati yang lebih dekat dengan alam yang biasanya terabaikan dengan Tuhan yang sering aku lupakan.
Kupandangi langit yang biasanya hanya berwana hitam tetapi di situ tidak hanya hitam dan aku takjub tak bisa menjelaskannya.di sana kudapatkan bintang jatuh,ursa mayor,ursa minor,crux dan bima sakti begitu dekat .terasa tak ada yang sia sia dari perjalanan ini segala kebosananku hilang,seketika aku sadari bahwa diriku ini tak lebih besar dari sebutir debu di hadapan mahakarya Nya yang indah.andaikan tuhan memberikan aku kesempatan lagi untuk mengunjungi sejumput surga yang jatuh itu maka dengan syukur dan senang hati ku langkahkan kakiku ke sana.
Malam berlalu begitu cepat saat itu hingga aku sadari sesuatu yang aku tunggu telah datang,terbitnya sang surya yang mengusir dinginnya malam.
Rabu, 06 Maret 2013
Cappucino
apa yang kamu katakan selalu aku ingat..
ku akui aku pelupa dan sering melupakan apa kata mu...yang kini menjadi teman...
mungkin benar hidup itu seperti cappucino
yang di dalamnya ada manis pahit dan asam yang bersatu
tapi tidak menghasilkan rasa yang kacau
sekacau hidupku,di situ ada keindahan rasa...
ya nikmatilah hidup seperti menikmati secangkir cappucino
rasakan apa yang kamu rasakan di setiap tegukan
rasakan getaran yang terlukis
ibarat kehidupan nikmati saja
entah itu manis,pahit atau getir
karena seperti secangkir cappucino
yang kamu rasakan di setiap tegukan
akhirnya sampai tetesan terakhirnya
yah seperti itulah rasakan dan nikmati
semua tanpa penyesalan...
karena kita di ciptakan tidak untuk menyesali
tapi untuk memperbaiki segala kesalahan
seperti secangkir cappucino...
hidup juga mungkin seperti itu
nikmati saja setiap cobaan dan ujian hidup
saat kamu rasakan kebahagiaan bersyukurlah
saat kamu rasakan pahit dan getir bersabarlah
saat kamu terjatuh bangkitlah
dan rasakan seperti tegukan tegukan cappucino
yang kau lakuakn untuk membunuh waktu
untuk membunuh penat dan jenuh
karena bukan rahasia jika seperti segelas cappucino yang akan habis
hidupmu....hidupku...hidup kita juga akan habis...dan Berakhir...
sory bila tulisanku berbelit belit karena hidup juga seperti itu
selalu berbelit belit.....
Selasa, 05 Maret 2013
JIWA YANG TERPOJOK
dengan penuh passion dan ekspresi
mungkinkah juga tarian tarian itu akan menjadi abadi
abadi akan keindahannya keluwesannya...
tapi apa mungkin tercipta saat jiwamu terpasung
masihkah ada nada nada indah yang rumit
jangkauan jangkauan oktaf ultra tinggi
dan falsetto kebanggaan mu berkumandang lagi
saat sukma mu yg terancam mati
aku yakin kamu akan lemah...
semua akan menjadi serba sulit
bahkan senyuman mu menjadi hampa
kosong karena sebuah kekejaman yg tak disadari
melebihi dari sebuah pembantaian fisik
karena dia merubah manusia menjadi mayat hidup
apakah bisa kamu berekspresi saat jiwamu terbunuh
ah...tapi kedunguan mereka mengakar
dan tak pernah sadar kalau kekejaman yg mereka buat
telah menciptakan bangkai bangkai berjalan di muka bumi
dan mata mata yang takut untuk melangkah
mungkin dosa dosa mereka tak akan terhapus dengan kata maaf
karena hakikat hidup adalah HIDUPNYA JIWA bukan sekedar HIDUPNYA JASAD....
1221
Senin, 04 Maret 2013
Inside The rain
disetiap tetesan tetesannya yang jatuh memeluk bumi
tersimpan kesejukan dan kehangatan untuk manusia
ya...itu kesejukan untuk hati yg rindu
dan kehangatan untuk hati yang sepi
Apakah kau mengetahui...
kalau setiap uap uap air yg berkumpul
di sana juga terhimpun berbagai rasa rindu,resah,gelisah dan cinta
yang ikut berkonsentrasi,lalu turun kebumi
dan menyambangi hati hati manusia yg rindu
karena itulah kau di cintai hai hujan
karena ku di ciptakan Nya untuk memberikan rasa damai
karena itulah hujan begitu romantis di mata manusia
karena kau begitu mengagumkan
karena kau sulit untuk aku lukiskan
1221






